
Semangka menjadi salah satu buah favorit masyarakat Indonesia saat musim kemarau karena rasanya yang manis dan kandungan airnya yang tinggi. Tetapi, belakangan ada konten yangs empat viral karena sang content creator tiba-tiba pusing setelah meminum jus semangka. Para ahli menjelaskan bahwa hal tersebut memiliki dasar ilmiah, meskipun efeknya tidak dialami oleh semua orang dan umumnya bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing individu. Penelitian menunjukkan bahwa semangka mengandung senyawa alami yang berpotensi membantu melebarkan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah, terutama pada orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi.
Salah satu kandungan utama semangka yang menjadi perhatian adalah L-citrulline, yaitu asam amino alami yang banyak terdapat pada daging buah, terutama bagian putih di dekat kulit. Setelah dikonsumsi, L-citrulline akan diubah tubuh menjadi L-arginine, yang kemudian membantu pembentukan nitric oxide (NO). Senyawa nitric oxide berfungsi melemaskan dan melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Mekanisme ini bermanfaat bagi penderita hipertensi karena dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, pada seseorang yang memang sudah memiliki tekanan darah rendah, pelebaran pembuluh darah yang berlebihan berpotensi membuat tekanan darah turun lebih jauh sehingga memicu rasa pusing atau kepala terasa ringan.
Selain L-citrulline, semangka juga mengandung kalium, mineral yang berperan menjaga keseimbangan cairan dan membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium. Kalium dikenal sebagai nutrisi yang baik untuk kesehatan jantung dan pengendalian tekanan darah. Akan tetapi, pada individu dengan hipotensi, konsumsi makanan tinggi kalium dalam jumlah besar, terutama jika disertai obat penurun tekanan darah, dapat memperkuat efek penurunan tekanan darah. Karena itu, penderita hipotensi perlu mengonsumsi semangka dalam jumlah yang wajar dan memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsinya.
Gejala yang mungkin muncul ketika tekanan darah turun terlalu rendah antara lain pusing, pandangan berkunang-kunang, tubuh terasa lemas, sulit berkonsentrasi, hingga hampir pingsan, terutama saat berdiri dari posisi duduk atau berbaring. Namun, para pakar menegaskan bahwa semangka bukanlah penyebab utama hipotensi. Faktor seperti dehidrasi, kurang makan, efek samping obat-obatan, gangguan hormon, atau penyakit tertentu jauh lebih sering menjadi penyebab tekanan darah rendah. Oleh sebab itu, jika seseorang sering mengalami pusing setelah makan semangka, sebaiknya kondisi tersebut tidak langsung disimpulkan sebagai akibat buah tersebut, melainkan perlu dievaluasi penyebab lainnya oleh tenaga kesehatan.
Di sisi lain, semangka tetap merupakan buah yang kaya manfaat. Kandungan airnya yang mencapai lebih dari 90% membantu menjaga hidrasi tubuh, sementara vitamin C, likopen, dan antioksidan lain mendukung kesehatan pembuluh darah serta melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Pada orang dengan tekanan darah normal maupun hipertensi, konsumsi semangka dalam jumlah yang wajar justru dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk mendukung kesehatan jantung. Para ahli juga menekankan bahwa bukti ilmiah mengenai efek penurunan tekanan darah oleh semangka masih menunjukkan hasil yang bervariasi, sehingga buah ini tidak dapat dianggap sebagai pengganti obat hipertensi.

