Sejak memasuki pasar pada 2015 hingga kini, semangka mini berhasil merebut hati konsumen. Bahkan, kini di banyak pasar mancanegara, semangka mini tanpa biji mendapatkan pangsa pasar dengan cepat.
Dengan bobot hanya 1,2—1,5 kg per buah, semangka mini semakin mendapat perhatian. Beberapa negara yang terus mengembangkan semangka mini yaitu Israel, Italia, China, Jepang, Korea, Australia, dan Amerika Serikat.
Alasan keberhasilan semangka mini cukup beragam. Antara lain cocok untuk rumah tangga yang lebih kecil, dan adanya kecenderungan konsumsi yang lebih ekonomis. Bobotnya juga lebih ringan, sehingga mudah dibawa. Selain itu, kualitasnya diakui lebih konsisten. (ih/tim)